Saturday, April 13, 2013

Seminar & Talk Show

Bagaimanakah aplikasi kerjasama antara ayah ibu 
dalam menjalankan homeschooling di keluarga ?


Profile Pembicara :
Bp. Eddy Hartono & Ibu Josephine Kantjana 
adalah ketua Yayasan Bangun Karakter Bangsa di Jakarta, 
yang melayani dalam bidang pelatihan karakter bagi anak-anak (Character First). 
Mereka dikaruniai seorang putri dan tiga orang putra : 
Jennifer (20), Jonathan (19), Jason (17) & Jeremy (14). 
Karena panggilan Tuhan dan kerinduan untuk terlibat penuh dalam pendidikan anak-anak, 
maka mereka memutuskan untuk menjalani homeschooling 
sejak awal pendidikan anak-anak mereka, pada tahun 1998 sampai sekarang. 
Jennifer dan Jonathan saat ini telah memasuki jenjang kuliah 
di Pensacola Christian College (Florida, USA).

Seminar

Handbell Performance from Sparrow & Dove Classes

Angklung Performance from Hawk & Eagle Classes

Singing Performance from Jakarta Homeschool Club ( JHC )

Thursday, March 14, 2013

Things to Consider before Homeschooling


Bagaimana jika mau memulai homeschooling ? 
Harus mulai dari mana ? 
Ada yang menjawab, “Langsung saja mulai ! Gampang kok, bisa learning by doing.” 
Ada yang menjawab, “Kamu sudah pikirkan dengan matang belum mengenai keputusan kamu untuk menjalankan homeschooling. Hati-hati dalam mengambil keputusan, karena ini menyangkut masa depan anak?” 

Ketika mengambil keputusan untuk melakukan homeschooling, ada yang menjawab, “Hah ? Apa kamu mampu ? Bisa konsisten ga ? Kasihan lho, anakmu nanti ga ada temannya !” 

Banyak pendapat pro dan kontra yang disampaikan mengenai homeschooling. 
Ada yang menguatkan dan memberi semangat, tapi ada juga yang membuat ‘down.’ 

Nah, ada 5 hal penting yang perlu dipertimbangkan sebelum kita mengambil keputusan untuk homeschooling, sebagai berikut : 

Tuesday, March 12, 2013

Homeschooling as a CALLING


Homeschooling adalah Panggilan.

Saat ini, jika ada seseorang menanyakan, “Anaknya sekolah di mana ?”
Jawab, “Homeschooling.” 
“Oooh, mengapa kamu memutuskan untuk melakukan homeschooling untuk pendidikan anak kamu?”

Saat ini, hampir semua orang tau, apa itu homeschooling. Dan...banyak keluarga di Indonesia yang menjalankan homeschooling sebagai alternatif pendidikan untuk anak-anaknya. Dengan kata lain, saat ini homeschooling sedang ‘menjamur’.

Setiap keluarga memiliki alasan yang berbeda untuk memutuskan menjalankan homeschooling bagi keluarganya. 
Apapun yang mendasari keputusan untuk menjalankan homeschooling, biarlah homeschooling merupakan “panggilan” bagi keluarga kita. 

Lantas, apa sih yang membedakan ‘panggilan’ dengan alasan-alasan lainnya? 

Graduation Day


Eagle's Nest mengadakan acara Graduation Day untuk memberikan apreasi kepada anak-anak homeschooling yang telah lulus mengikuti ujian Paket A (setara dengan SD) dan Paket B (setara dengan SMP).

Walaupun anak-anak homeschooling setiap hari belajar di rumah dengan orangtua dan keluarga, mereka pun bisa  memperoleh ijazah atau pengakuan pemerintah.

Berdasarkan ketentuan yang diatur pada UU No. 20/2003 Sisdiknas Pasal 27, homeschooling atau sekolah rumah adalah pendidikan yang berada di jalur pendidikan informal.

Nah, bagi anak-anak homeschooling yang ingin mendapatkan ijazah, maka dapat mengikuti Ujian Kesetaraan atau Ujian Paket. 
Ijazah yang diperoleh dari Ujian Paket itu mempunyai hak eligibilitas yang sama dan setara dengan pemegang ijazah SD/SMP/SMA serta dapat dipergunakan untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi, baik negeri maupun swasta. Baca : Homeschooling dan Ijazah.

Friday, February 15, 2013

Tujuan & Alasan Homeschooling



Secara umum, tujuan homeschooling selaras dengan tujuan Pendidikan Kristen, yaitu:
Membimbing setiap pribadi pada semua tingkat pada pertumbuhan, melalui pengajaran masa kini ke arah pengenalan dan pengalaman rencana dan kehendak Allah melalui Kristus dalam setiap aspek kehidupan, dan memperlengkapi mereka bagi pelayanan yang efektif, yang berpusat pada Kristus.

Secara khusus, ada beragam tujuan orangtua memilih  homeschooling, namun secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi enam tujuan, sebagai berikut :

Alasan Moral dan Religius
  • Orangtua ingin menitikberatkan pengenalan akan Allah, konsep manusia sebagai ciptaan Allah (image of God).
  • Orangtua ingin menanamkan nilai-nilai hidup, pendidikan moral dan etika serta pembentukan karakter anak.
  • Orangtua rindu agar anak menemukan talentanya, menemukan panggilan Allah dalam hidupnya dan berjalan menuju panggilan tersebut sesuai dengan potensi yang Tuhan berikan.

Family Unity
  • Bagi seorang anak, orang pertama yang dikenalnya adalah orangtua. Begitu pula sebaliknya, orang yang paling mengenal dan memahami anak adalah orangtua.
  • Homeschooling melibatkan seluruh anggota keluarga, sehingga membuat ikatan anggota keluarga semakin akrab.
  • Orangtua dapat menyediakan waktu yang berkuantitas dan berkualitas bagi anak-anak. Anak-anak yang bersekolah biasanya menghabiskan banyak waktu di sekolah, kemudian mengikuti les tambahan pada sore hari dan pada malam harinya anak-anak sibuk dengan pekerjaan rumah, sehingga sangat sedikit sekali waktu yang dapat dihabiskan bersama-sama antara orangtua dan anak. Melalui homeschooling, orangtua dan anak memiliki banyak waktu untuk digunakan bersama-sama.
  • Anak dapat mencontoh orangtua dalam mempelajari keterampilan hidup sehari-hari. Mereka dapat melihat bagaimana orangtua berinteraksi dengan orang lain, menyelesaikan konflik dan persoalan hidup.
  • Hubungan antara saudara kandung akan semakin dekat. Kakak dan adik saling menolong. Mereka pun belajar menyelesaikan persoalan bersama-sama.